Jakarta – Survei Urban Land Institute menyatakan bahwa posisi Singapura pada jajaran pasar properti paling menarik di Asia merosot tajam ke peringkat 21 dari posisi teratas pada tahun 2011-2012. Hal ini menjadi peluang bagi industri properti Batam untuk merebut posisi tersebut.
“Kondisi ini menjadi peluang untuk mengemas properti di Batam lebih menarik sebagai investasi maupun hunian. Dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata per tahun selalu diatas 7 persen, atau di atas rata-rata nasional, kami meyakini properti Batam akan terus tumbuh,” ujar AVP Strategic Marketing Residential salah satu perusahan properti, Agung Wirajaya, di Jakarta, Kamis (2/2)
Menurut Agung, berbeda dengan properti di Singapura yang sedang lesu, properti di Batam justru prospeknya sangat baik. Selain harga properti di Batam masih jauh lebih murah dibandingkan di Singapura, juga karena berbagai kebijakan pemerintah Indonesia yang pro properti.
Pemerintah pusat sendiri sejak pertengahan 2016 telah memberikan sinyal akan mengubah status istimewa Batam dari Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dengan berlakunya status pasar bebas regional Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sejak akhir 2015 lalu, maka status FTZ Batam dipandang sudah tidak relevan lagi. Namun, Batam akan tetap menjadi wilayah istimewa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan industri, dengan status baru sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Dalam status baru ini, yang sedang disusun undang-undangnya, Batam akan lebih membebaskan arus investasi masuk dan menjadikan Batam sebagai wilayah suaka pajak (Tax Heaven). Orang asing kemungkinan juga akan dipermudah untuk memiliki dan membeli properti di Batam dan propertinya bisa dijadikan sebagai jaminan usaha.
Dengan perubahan status itu, Batam diperkirakan akan mengalami booming permintaan properti di tahun 2017 ini terutama untuk hunian tapak, perkantoran, dan apartemen. Sehingga, wajar saja jika hampir semua pengembang besar telah mulai berlomba menancapkan kuku di Batam.
Source: Euis Rita Hartati/ERH – Investor daily

Leave a Reply